Perniagaan Yang Menguntungkan

Di dalam Al Quran, dijelaskan bagaimana Allah SWT menawarkan perniagaan atau perdagangan dengan hamba-Nya yang beriman. Mungkin perumpamaan perniagaan ini sengaja dikemukakan di dalam Al Quran, mengingat di akhir zaman materialisme sudah menjadi budaya dan pola pikir mainstream.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَىٰ تِجَارَةٍ تُنجِيكُم مِّنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ

Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih? (61:10)

Di ayat ini Allah menawarkan perniagaan dengan kita yang akan menyelamatkan kita dari siksa neraka.

تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنفُسِكُمْ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

(yaitu) (1) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan (2) berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui. (61:11)

يَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَيُدْخِلْكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ وَمَسَاكِنَ طَيِّبَةً فِي جَنَّاتِ عَدْنٍ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam jannah 'Adn. Itulah keberuntungan yang besar. (61:12)

Ayat 11 dan 12 di atas menjelaskan lebih rinci seperti apa skenario jual-beli yang ditawarkan Allah kepada kita.

Yang 'dibeli' oleh Allah dari kita:

  • Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya
  • Berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa. Memperjuangkan dengan sungguh-sungguh sepenuh harta dan sepenuh jiwa kita untuk memurnikan ketauhidan dan menyebarluarkan nilai-nilai Islam kepada masyarakat

Yang 'dibayarkan’ oleh Allah kepada kita:

  • Dosa kita diampuni
  • Masuk surga, dengan surga tingkat khusus: surga 'Adn

Kemudian di akhir ayat 12 dikatakan bahwa jual beli ini adalah keberuntungan yang besar.

وَأُخْرَىٰ تُحِبُّونَهَا نَصْرٌ مِّنَ اللَّهِ وَفَتْحٌ قَرِيبٌ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ

Dan (ada lagi) karunia yang lain yang kamu sukai (yaitu) pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat (waktunya). Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman. (61:13)

Di ayat ini diuraikan, bahkan di samping hasil jual beli di atas, masih ada tambahan bonus atas 'pembelian' kita oleh Allah, yakni pertolongan-Nya dan kemenangan yang dekat. Maksudnya adalah pertolongan dan kemenangan yang mudah di dunia dalam setiap usaha perjuangan kita.
Kemudian di akhir ayat dikatakan bahwa ini menjadi berita gembira bagi orang Mukmin. Mengapa? Karena mendapat untung besar di akhirat dan juga kemenangan di dunia.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا أَنصَارَ اللَّهِ كَمَا قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ لِلْحَوَارِيِّينَ مَنْ أَنصَارِي إِلَى اللَّهِ قَالَ الْحَوَارِيُّونَ نَحْنُ أَنصَارُ اللَّهِ فَآمَنَت طَّائِفَةٌ مِّن بَنِي إِسْرَائِيلَ وَكَفَرَت طَّائِفَةٌ فَأَيَّدْنَا الَّذِينَ آمَنُوا عَلَىٰ عَدُوِّهِمْ فَأَصْبَحُوا ظَاهِرِينَ

Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penolong (agama) Allah sebagaimana Isa ibnu Maryam telah berkata kepada pengikut-pengikutnya yang setia: "Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku (untuk menegakkan agama) Allah?" Pengikut-pengikut yang setia itu berkata: "Kamilah penolong-penolong agama Allah", lalu segolongan dari Bani Israil beriman dan segolongan lain kafir; maka Kami berikan kekuatan kepada orang-orang yang beriman terhadap musuh-musuh mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang menang. (61:14)

Ayat ini memberi contoh seperti apa jual-beli tersebut. Dikisahkan bagaimana kekhawatiran Nabi Isa pada saat beliau sudah terkepung oleh pasukan Romawi, sehingga dia bertanya kepada pengikutnya, "Siapakah yang menjadi penolongku dalam menegakkan agama Allah?" Diceritakan, akhirnya beliau diselamatkan dan pengikutnya diberi kemenangan. (Catatan: mengenai kejadian ini dari sejarah sepengetahuan penulis, kita tidak tahu mengenai apa dan bagaimana kekuatan yang diberikan kepada umat Nabi Isa sehingga mereka beroleh kemenangan).

Makna jihad adalah berusaha bersungguh-sungguh dengan itikad kuat mau berkorban demi mencapai tujuan. Al Quran menyebutkan perniagaan dengan syarat dan ketentuan yang mirip dengan di atas di ayat lain:

إِنَّ اللَّهَ اشْتَرَىٰ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنفُسَهُمْ وَأَمْوَالَهُم بِأَنَّ لَهُمُ الْجَنَّةَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَيَقْتُلُونَ وَيُقْتَلُونَ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا فِي التَّوْرَاةِ وَالْإِنجِيلِ وَالْقُرْآنِ وَمَنْ أَوْفَىٰ بِعَهْدِهِ مِنَ اللَّهِ فَاسْتَبْشِرُوا بِبَيْعِكُمُ الَّذِي بَايَعْتُم بِهِ وَذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar. (9:111)

Allah mengulangi tawaran perniagaan dengan hamba-Nya yang berjihad dalam bentuk berperang:

Iman + berperang dengan sepenuh jiwa dan harta = surga

Kemudian ditegaskan juga, janji Allah pasti benar mereka ini disebut akan mendapat kemenangan yang besar.

التَّائِبُونَ الْعَابِدُونَ الْحَامِدُونَ السَّائِحُونَ الرَّاكِعُونَ السَّاجِدُونَ الْآمِرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَالنَّاهُونَ عَنِ الْمُنكَرِ وَالْحَافِظُونَ لِحُدُودِ اللَّهِ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ

Mereka itu adalah orang-orang yang bertaubat, yang beribadat, yang memuji, yang melawat, yang ruku', yang sujud, yang menyuruh berbuat ma'ruf dan mencegah berbuat munkar dan yang memelihara hukum-hukum Allah. Dan gembirakanlah orang-orang mukmin itu. (9:112)

Bagi mereka yang berjihad dengan cara berperang, maka diberi syarat tambahan untuk mendapatkan kemenangan yang besar:

  1. Mereka bertaubat, sering introspeksi diri, mawas akan kesalahan dan khilaf pribadi
  2. Mereka taat beribadah, memuji Allah dan menahan diri
  3. Mereka saling menasihati (amar ma’ruf nahi munkar)
  4. Mereka menjaga tegaknya hukum Allah, tetap istiqamah dalam kondisi darurat sekali pun (misalnya krn di tengah hutan), menjaga keadilan, menjaga perlakuan terhadap perempuan dan anak-anak.

Dari semua ayat di atas, tampak betapa Allah menawarkan perniagaan yang menggembirakan hati orang beriman, sangat menguntungkan, dan dimenangkan di dunia dan akhirat. Perniagaan tersebut adalah beriman kepada Allah dan bertekad kuat berusaha sungguh-sungguh sepenuh jiwa dan harta menegakkan kalimat-Nya yang dibeli oleh Allah dengan tukaran ampunan dosa dan surga di akhirat serta kemenangan di dunia. Adapun khusus bagi mereka yang mengambil jalan jihad dalam bentuk perang, maka ditambahkan 4 adab yang harus selalu dijaga, yakni: (1) banyak bertaubat, (2) taat beribadah dan menahan diri, (3) saling menasihati, dan (4) memelihara tegaknya hukum Allah.

Semoga hidayah-Nya selalu diturunkan kepada kita semua. Amiin.